Rabu, 13 Mei 2026

ILMU YANG SEBENARNYA BERMANFAAT ADALAH INI DIA


ILMU YANG BERMANFAAT
 
Seorang Kiai pernah menasihati: Ilmu yang bermanfaat adalah ilmu yang diamalkan, sedangkan ilmu yang berkah adalah ilmu yang disertai dengan pengabdian (khidmah)
 
Penjelasan Imam Al-Ghazali
 
Dalam kitab Bidayah Al-Hidayah, Imam Al-Ghazali menjelaskan bahwa ilmu yang bermanfaat memiliki ciri-ciri:
 
1. Meningkatkan rasa takut kepada Allah Ta'ala.
2. Membuka mata hati terhadap  aib diri sendiri
3. Menambah pemahaman dalam beribadah
4. Mengurangi kecintaan kepada dunia dan memperbesar kecintaan pada akhirat
5 Membuka hatimu sehingga memperbaiki amal
6. Memberikan pemahaman terhadap tipu daya setan.
 
Penjelasan Kitab Ta'lim Al-Muta'allim
 
Ilmu yang bermanfaat akan meninggalkan jejak kebaikan dan nama baik yang abadi bahkan setelah pemiliknya wafat. Sebab, ilmu yang bermanfaat adalah kehidupan yang kekal.
 
Kesimpulan
 
Tanggung jawab seorang yang berilmu adalah mengamalkan ilmunya sebaik mungkin dan berusaha agar manfaatnya terus mengalir hingga akhir hayat, terutama dengan cara mengajarkannya kepada orang lan

ENGLISH

BENEFICIAL KNOWLEDGE
 
A scholar once advised: Beneficial knowledge is knowledge that is put into practice, while blessed knowledge is knowledge that is accompanied by sincere service (Khidmah).
 
 
 
Explanation by Imam Al-Ghazali
 
In the book Bidayah Al-Hidayah, Imam Al-Ghazali explained that beneficial knowledge has the following characteristics:
 
1. It increases the fear of Allah Ta'ala.
2. It opens one's heart to recognize their own faults and weaknesses.
3. It deepens the understanding of how to worship correctly.
4. It reduces the love for worldly matters and increases the longing for the Hereafter.
5. It helps a person realize their mistakes so they can improve their deeds.
6. It provides awareness against the deception and tricks of Satan.
 
 
 
Explanation from the Book Ta'lim Al-Muta'allim
 
Beneficial knowledge leaves behind a legacy of goodness and a lasting good reputation, even after the person passes away. This is because beneficial knowledge is like an eternal life.
 
 
 
Conclusion
 
The responsibility of someone who possesses knowledge is to practice it in the best way possible and ensure that its benefits continue to flow until the end of their life, especially by teaching it to others

DALIL

والعلم النافع هو ما يزيد في خوفك من الله تعالى، ويزيد في بصيرتك بعيوب نفسك، ويزيد في معرفتك بعبادة ربك، ويقلل من رغبتك في الدنيا، ويزيد في رغبتك في الآخرة، ويفتح بصيرتك بآفات أعمالك حتى تحترز منها، ويطلعك على مكايد الشيطان وغروره.

"Ilmu yang manfaat ialah ilmu yang menambahkna Rasa takutmu kepada Alloh ta'ala, Menambah pandangan Hati terhadap aib-aib dirimu sendiri, menambah pengetahuan untuk ibadah kepada Tuhanmu, Mensedikitkan cinta pada dunia, menambah cinta pada Akhirat, Membuka Hatimu pada kerusakan amalmu sehingga engkau menjaganya, memberikan pandangan atas Rekayasa dan Tipu daya setan"

"Beneficial knowledge is that which increases your fear of Allah Ta'ala, opens your heart to see your own faults and shortcomings, deepens your understanding of how to worship your Lord, lessens your love for the world and increases your love for the Hereafter, makes you aware of the flaws in your deeds so that you can guard against them, and gives you insight into the tricks and deceptions of Satan"

والعلم النافع يحصل به حسن الذكر ويبقى ذلك بعد وفاته فإنه حياة أبدية

"Ilmu yang bermanfaat itu menghasilkan baiknya sebutan dan Tetapnya penyebutan baik setelah wafatnya orang yang memiliki ilmu tersebut, karena ilmu yang bermanfaat adalah kehidupan yang abadi"

"Beneficial knowledge brings about a good reputation, and this good name remains even after the person who possesses it passes away. Indeed, beneficial knowledge is an eternal life"