Minggu, 29 Maret 2026

TEMPAT TINGGAL JIN DAN SETAN MNURUT ISLAM


TEMPAT TINGGAL JIN

- Jin adalah makhluk Allah yang diciptakan dari api, memiliki kehidupan seperti manusia (makan, minum, menikah, berinteraksi), dan ada yang beragama Islam maupun yang kafir (seperti disebutkan dalam QS Al-Jinn [72]: 14).
- Tempat tinggal jin dan setan disebut ma’wal jin, merupakan dimensi lain yang tidak tampak manusia. Ulama memiliki pendapat berbeda mengenai tempat mereka, namun secara umum ada beberapa jenis tempat yang menjadi tempat tinggal mereka:
1. Tempat yang tidak berpenghuni (misal bangunan roboh, gua, lembah).
2. Tempat yang mengusik ketenangan dan menimbulkan rasa takut pada manusia.
3. Tempat-tempat najis (misal kamar mandi, tempat pembuangan kotoran, tempat sampah).
4. Air yang menggenang dan tidak mengalir pada malam hari.
5. Lubang-lubang di jalan, hutan, atau pegunungan.
6. Tempat-tempat kotor.
7. Tempat kemaksiatan.
- Anjuran bagi Muslim: Tidak disarankan berada di tempat-tempat tersebut secara sembarangan dan tidak boleh melakukan perbuatan tidak baik di sana agar tidak mengganggu jin

ENGLISH

ABODES OF JINN
 
- Jinn are creatures of Allah created from fire, having lives similar to humans (eating, drinking, marrying, interacting), and some follow Islam while others are disbelievers (as mentioned in Surah Al-Jinn [72]: 14).
- The dwellings of jinn and devils are called ma’wal jin (abodes of jinn), which are separate dimensions invisible to humans. Scholars have different opinions regarding their places of residence, but in general, there are several types of places where they live:
 
1. Uninhabited places (e.g., ruined buildings, caves, valleys).
2. Places that disturb peace and cause fear in humans.
3. Impure places (e.g., bathrooms, animal waste disposal areas, garbage dumps).
4. Stagnant, non-flowing water at night.
5. Holes on roads, in forests, or mountains.
6. Dirty places.
7. Places of sin.
 
- Advice for Muslims: It is not recommended to be in these places carelessly, and one must not commit improper acts there so as not to disturb the jinn

DALIL

وَأَنَّا مِنَّا الْمُسْلِمُونَ وَمِنَّا الْقَاسِطُونَ فَمَنْ أَسْلَمَ فَأُولَئِكَ تَحَرَّوْا رَشَداً


Artinya: “Dan di antara kami (jin) ada yang Islam dan ada yang menyimpang dari kebenaran. Siapa yang Islam, maka mereka itu telah memilih jalan yang lurus.” (QS Al-Jinn, [72]: 14)

"And among us (the jinn) are Muslims and among us are those who deviate from the truth. Whoever is a Muslim, then they have chosen the straight path" (Surah Al-Jinn, [72]: 14)

قَالَ بَعْضُهُمْ: مَأْوَى الشَّيَاطِيْنِ كُلُّ مَوْضُوْعٍ غَيْرِ مَأْهُوْلٍ كَالْمَغَارَاتِ وَالشُّعُوْبِ وَالْأَرْحبَةِ الْخَرَّابِ. وَقَالَ صَاحِبُ الْوَافِي: كُلُّ مَوْضِعٍ يَتَشَوَّشُ الْاِنْسَانُ مِنْهُ وَيَحْصُلُ لَهُ الْوَهْمُ وَالْخَوْفُ مِنْهُ مَأْوَى الشَّيَاطِيْنِ


Artinya: “Sebagian ulama berkata: Tempat-tempat setan adalah setiap tempat yang tidak berpenghuni, seperti gua-gua, lembah, dan bangunan yang roboh. Pengarang kitab al-Wafi berkata: Setiap tempat yang bisa mengusik ketenangan manusia dan bisa menimbulkan rasa khawatir dan takut darinya, maka itu adalah tempat setan.” (Syekh Mahfud Termas, Hasyiyah at-Tarmasi al-Musamma al-Manhalul Amim bi Hasyiyati Minhajil Qawim, [Jeddah: Darul Minhaj, 2011], juz III, halaman 368)

Some scholars say: The abodes of devils are all uninhabited places, such as caves, valleys, and dilapidated buildings. The author of the book al-Wafi says: Any place that can disturb human peace and cause anxiety and fear from it is the abode of devils." (Sheikh Mahfud Termas, Hasyiyah at-Tarmasi al-Musamma al-Manhalul Amim bi Hasyiyati Minhajil Qawim, [Jeddah: Darul Minhaj, 2011], Volume III, page 368)

وَغَالِبُ مَا يُوْجَدُ الْجِنُّ فِي مَوَاضِعِ النَّجَاسَاتِ كَالْحَمَّامَاتِ وَالْحشُوْشِ وَالْمَزَابِلِ وَالْقَمَامِيْنَ


Artinya: “Umumnya jin itu ditemukan di tempat-tempat najis, seperti kamar mandi, halaman belakang rumah, tempat pembuangan kotoran, dan tempat sampah.” (Imam as-Syibli, Akamul Marjan fi Ahkamil Jan, [Beirut: Darul Kutub Ilmiah, tt], halaman 27)

Generally, jinn are found in impure places, such as bathrooms, backyards, sewage disposal sites, and garbage dumps." (Imam as-Syibli, Akamul Marjan fi Ahkamil Jan, [Beirut: Darul Kutub Ilmiah, n.d.], page 27)