JANGAN HINA FAKIR MISKIN
1. Larangan menghina fakir berdasarkan syair dan kitab ulama
Ada syair yang menyatakan: "Janganlah engkau hina orang fakir, karena bisa jadi dirimu suatu hari akan rendah, dan waktu akan membalik keadaan orang fakir menjadi kaya". Pesan ini juga ditemukan dalam kitab klasik seperti Syarh Al-fiyyah karya Syeikh Badruddin Ibn Jamaluddin dan Mugni Al-labib karya Syeikh Ibnu Hisyam.
Selain itu, Imam Khotib As-syirbini dalam As-siroj Al-munir juga mengingatkan: "Jangan engkau hina orang fakir, supaya orang fakir dan orang kaya bagimu sama saja".
2. Alasan larangan menghina fakir
- Menimbulkan rasa sombong: Sebagaimana sabda dari Ibnu Abbas, "Janganlah engkau sombong kepada manusia, karena akibatnya mereka akan menghina dirimu, dan jangan memalingkan wajahmu ketika mereka berbicara kepadamu". Sombong bisa membawa dampak buruk bagi diri sendiri.
- Tidak mencintai sunnah Rasulullah: Imam Hatim dalam Hilyah Al-Aulia menyatakan: "Barang siapa yang mengaku cinta Nabi Muhammad ﷺ tanpa mencintai orang fakir, maka dia adalah orang yang dusta". Cinta kepada fakir adalah bagian dari cinta kepada Rasulullah
ENGLISH
DO NOT INSULT THE POOR
1. Prohibition of Insulting the Poor Based on Poetry and Scholars' Works
There is a poem that states: "Do not insult the poor, for you may be humbled one day, and time may reverse the poor person's circumstances to make them wealthy." This message is also found in classical texts such as Syarh Al-fiyyah by Sheikh Badruddin Ibn Jamaluddin and Mugni Al-labib by Sheikh Ibn Hisyam.
Additionally, Imam Khotib As-syirbini in As-siroj Al-munir also reminds us: "Do not insult the poor, so that the poor and the rich are equal in your eyes."
2. Reasons for the Prohibition of Insulting the Poor
- Breeds arrogance: As stated by Ibn Abbas, "Do not be arrogant toward people, for as a consequence they will insult you, and do not turn your face away from people when they speak to you." Arrogance can bring harmful consequences to oneself.
- Failing to love the Prophet's Sunnah: Imam Hatim in Hilyah Al-Aulia states: "Whoever claims to love the Prophet Muhammad ﷺ without loving the poor is a liar." Loving the poor is part of loving the Prophet
DALIL
٥٨٢ - لا تهين الفقير علك أن تر .... كع يوما والدهر قد رفعه
"Janganlah engkau hina orang Fakir, Karena bisa jadi dirimu suatu hari akan Rendah Dan Waktu akan membalik keadaan orang Fakir (menjadi kaya)"
"Do not insult the poor person, for you may be brought low one day, and time will reverse the poor person's circumstances (making them wealthy)"
لا تحقر الفقير، ليكن الفقير والغني عندك سواء.
"Jangan engkau hina orang Fakir, Supaya Orang fakir dan orang kaya bagimu itu sama"
"Do not insult the poor person, so that the poor and the wealthy are the same in your eyes"
وعن ابن عباس لا تتكبر فتحقر الناس وتعرض عنهم بوجهك إذا كلموك
Dari imam Ibnu Abbas "Janganlah engkau sombong kepada manusia, Karena akibatnya Mereka akan menghina dirimu. dan janganlah memalingkan wajahmu dari manusia ketika mereka berbicara kepadamu"
"From Imam Ibn Abbas: 'Do not be arrogant toward people, for as a consequence they will insult you, and do not turn your face away from people when they speak to you"
ومن ادعى حب النبي ﷺ من غير حب الفقراء فهو كذاب
"Barang siapa yang mengaku cinta Kanjeng nabi tanpa mencintai Orang-orang Fakir maka dia adalah orang yang dusta"
"Whoever claims to love the Prophet (peace be upon him) without loving the poor is a liar"
About the Author