Senin, 19 Januari 2026

JURUMIYAH 3

Posted by Abah Ngapakudin  |  at  Januari 19, 2026


AMIL


1. Apa itu Bab Amil ini?
Ini adalah faktor penyebab perubahan i'rob yang berlaku untuk Mubtada' (subjek) dan Khabar (predikat) dalam kalimat, dengan 3 kelompok utama: Kana dan saudaranya, inna dan saudaranya, serta dzonna dan saudaranya.
 
2. Kelompok Pertama: Kana dan Saudaranya
 
- Efeknya: Merafa'kan isim (Mubtada') dan menashabkan khabar.
- Anggota kelompoknya: Kaana beserta saudara-saudaranya seperti Amsa, Asbaha, Adha, dzolla, baata, shaara, Laisa, Ma Zaala, Ma Infakka, Ma Fati'a, Ma Bariha, Ma Daama, serta fi'il yang ditashrif darinya.
- Contoh bentuk fi'il dalam tashrif: كان ويكون وكُن، وأصبَحَ ويُصبِحُ وأَصبِحْ
- Contoh kalimat: كان زيدٌ قائماً (Zaid dulu berdiri), وليس عمرٌو شاخِصَاً (dan Umar bukanlah orang yang tinggi) dll

BAHASA INDONESIA 

Amil dalam bahasa Indonesia bisa diartikan sebagai "pemicu" atau "faktor yang menyebabkan perubahan".
 
Dalam konteks tadi tentang perubahan i'rob pada Mubtada' dan Khabar, amil adalah elemen (seperti kata kan, inna, atau dzonna beserta saudara-saudaranya) yang bertugas mengubah bentuk i'rob dari kata benda atau frasa yang menjadi subjek dan predikat dalam kalimat Arab.
 
Singkatnya, amil itu seperti "pemicu perubahan" yang membuat susunan atau bentuk bahasa tertentu berubah sesuai kaidah yang berlaku

Di bahasa Indonesia, tidak ada kata yang persis sama dengan fungsi amil dalam bahasa Arab (karena sistem i'rob tidak ada di Bahasa Indonesia). Namun, ada beberapa kata atau struktur yang memiliki kegunaan mirip yaitu sebagai elemen yang mengubah cara penyusunan atau makna dari bagian lain dalam kalimat. Berikut contohnya:
 
1. Kata Penegas (emphatic words)
 
Seperti kata "sungguh", "pastinya", atau "benar-benar" yang berperan untuk menekankan subjek atau predikat, mirip dengan peran inna dan saudaranya yang menegas Mubtada' dan Khabar.
 
- Contoh: "Sungguh, rumah itu besar."
Kata "sungguh" menjadi elemen yang menekankan (mirip amil yang mempengaruhi bagian lain kalimat), meskipun tidak mengubah bentuk kata seperti amil dalam bahasa Arab.
 
2. Kata Pengubah Waktu atau Keadaan
 
Seperti "dulunya", "tiba-tiba", "sudah", atau "masih" yang menunjukkan perubahan waktu atau keadaan, mirip dengan peran kana dan saudaranya yang menyatakan keadaan pada waktu tertentu.
 
- Contoh: "Dulunya, kota ini masih sepi."
Kata "dulunya" menjadi elemen yang mengubah konteks waktu dari kalimat, seperti amil yang mengubah bentuk i'rob untuk menunjukkan keadaan pada waktu tertentu.
 
3. Kata yang Menunjukkan Pendapat
 
Seperti "saya rasa", "menurut saya", atau "kurasa" yang menunjukkan pandangan seseorang, mirip dengan peran dzonna dan saudaranya yang menyatakan sangkaan atau pendapat.
 
- Contoh: "Saya rasa, cuaca besok akan cerah."
Frasa "saya rasa" menjadi elemen yang mengidentifikasi bahwa kalimat berikutnya adalah pendapat, mirip amil yang menunjukkan bahwa kalimat tersebut adalah sangkaan

B SPANYOL 


Di bahasa Spanyol, tidak ada kata dengan fungsi yang sama persis seperti amil dalam bahasa Arab (karena sistem i'rob tidak ada di sana). Namun, ada beberapa kata atau struktur yang memiliki peran mirip yaitu sebagai elemen yang mengubah cara penyusunan kalimat, menekankan makna, atau menunjukkan konteks tertentu. Berikut contohnya:
 
1. Palabras enfáticas (kata penegas)
 
Seperti "efectivamente" (sungguh-benar), "ciertamente" (pasti), atau "realmente" (benar-benar) yang berperan menekankan subjek atau predikat, mirip dengan peran inna dan saudaranya.
 
- Contoh: "Efectivamente, María es inteligente." (Sungguh, María itu pintar.)
Kata "efectivamente" menjadi elemen yang menekankan kalimat berikutnya, seperti amil yang mempengaruhi bagian lain kalimat.
 
2. Palabras que indican tiempo o estado (kata penunjuk waktu/keadaan)
 
Seperti "antes" (dulunya), "de repente" (tiba-tiba), "ya" (sudah), atau "todavía" (masih) yang menunjukkan perubahan waktu atau keadaan, mirip dengan peran kana dan saudaranya.
 
- Contoh: "Antes, esta ciudad era tranquila." (Dulunya, kota ini tenang.)
Kata "antes" mengubah konteks waktu kalimat, seperti amil yang menunjukkan keadaan pada waktu tertentu.
 
3. Palabras que expresan opinión (kata penunjuk pendapat)
 
Seperti "creo que" (saya rasa), "en mi opinión" (menurut saya), atau "supongo que" (kurasa) yang menunjukkan pandangan seseorang, mirip dengan peran dzonna dan saudaranya.
 
- Contoh: "Creo que mañana hará sol." (Saya rasa besok cuacanya cerah.)
Frasa "creo que" mengidentifikasi bahwa kalimat berikutnya adalah pendapat, mirip amil yang menunjukkan sangkaan

ENGLISH 

AMIL
 
1. What is Bab Amil?
It is a factor that causes changes in i'rab, which applies to Mubtada' (subject) and Khabar (predicate) in a sentence. There are three main groups: Kana and its siblings, inna (اِنَّ) and its siblings, and dzonna (ظَن) and its siblings.
 
2. First Group: Kana and Its Siblings
 
- Effect: It renders the ism (Mubtada') in raf' and the khabar in nasb.
- Group members: Kaana along with its siblings such as Amsa, Asbaha, Adha, dzolla, baata, shaara, Laisa, Ma Zaala, Ma Infakka, Ma Fati'a, Ma Bariha, Ma Daama, as well as verbs derived from them through tashrif (inflection).
- Examples of inflected verb forms: كان ويكون وكُن، وأصبَحَ ويُصبِحُ وأَصبِحْ
- Example sentences: كان زيدٌ قائماً (Zaid was standing), وليس عمرٌو شاخِصَاً (and Umar is not tall), etc.
 
 
 
INDONESIAN LANGUAGE
 
In Indonesian, "amil" can be translated as "trigger" or "factor that causes change".
 
In the context of i'rab changes to Mubtada' and Khabar, an amil is an element (such as the words kana, inna, or dzonna and their siblings) that functions to change the i'rab form of nouns or phrases acting as the subject and predicate in an Arabic sentence.
 
In short, an amil is like a "change trigger" that alters certain sentence structures or linguistic forms in accordance with established rules.
 
There is no word in Indonesian with an identical function to amil in Arabic (since the i'rab system does not exist in Indonesian). However, there are several words or structures with similar purposes, acting as elements that alter the way other parts of a sentence are structured or convey meaning. Here are examples:
 
1. Emphatic words
Words like "sungguh" (truly), "pastinya" (certainly), or "benar-benar" (really) that serve to emphasize the subject or predicate, similar to the role of inna and its siblings which emphasize Mubtada' and Khabar.
 
- Example: "Sungguh, rumah itu besar." (Truly, that house is big.)
The word "sungguh" acts as an emphasizing element (similar to how amil affects other parts of the sentence), though it does not change word forms like amil does in Arabic.
 
2. Words that alter time or state
Words like "dulunya" (formerly), "tiba-tiba" (suddenly), "sudah" (already), or "masih" (still) that indicate changes in time or state, similar to the role of kana and its siblings which describe a state at a specific time.
 
- Example: "Dulunya, kota ini masih sepi." (Formerly, this city was quiet.)
The word "dulunya" alters the sentence’s time context, just as amil changes i'rab forms to indicate a state at a particular time.
 
3. Words that express opinion
Phrases like "saya rasa" (I think), "menurut saya" (in my opinion), or "kurasa" (I suppose) that convey someone’s viewpoint, similar to the role of dzonna and its siblings which express conjecture or opinion.
 
- Example: "Saya rasa, cuaca besok akan cerah." (I think tomorrow’s weather will be sunny.)
The phrase "saya rasa" identifies that the following clause is an opinion, similar to how amil indicates that a sentence expresses conjecture.
 
 
 
SPANISH LANGUAGE
 
There is no word in Spanish with an identical function to amil in Arabic (since the i'rab system does not exist there). However, there are several words or structures with similar roles, acting as elements that alter sentence structure, emphasize meaning, or indicate a specific context. Here are examples:
 
1. Emphatic words (Palabras enfáticas)
Words like "efectivamente" (truly), "ciertamente" (certainly), or "realmente" (really) that serve to emphasize the subject or predicate, similar to the role of inna and its siblings.
 
- Example: "Efectivamente, María es inteligente." (Truly, María is smart.)
The word "efectivamente" acts as an element that emphasizes the following clause, just as amil affects other parts of the sentence.
 
2. Words indicating time or state (Palabras que indican tiempo o estado)
Words like "antes" (formerly), "de repente" (suddenly), "ya" (already), or "todavía" (still) that indicate changes in time or state, similar to the role of kana and its siblings.
 
- Example: "Antes, esta ciudad era tranquila." (Formerly, this city was quiet.)
The word "antes" alters the sentence’s time context, just as amil changes i'rab forms to indicate a state at a particular time.
 
3. Words expressing opinion (Palabras que expresan opinión)
Phrases like "creo que" (I think), "en mi opinión" (in my opinion), or "supongo que" (I suppose) that convey someone’s viewpoint, similar to the role of dzonna and its siblings.
 
- Example: "Creo que mañana hará sol." (I think tomorrow’s weather will be sunny.)
The phrase "creo que" identifies that the following clause is an opinion, similar to how amil indicates that a sentence expresses conjecture

Tagged as:
About the Author

Write admin description here..

Category

Cari Blog Ini

gus wahyu. Diberdayakan oleh Blogger.

GIMANA MENG GUNAKAN AL QUR'AN YANG BENAR

back to top