Kamis, 29 Januari 2026

CINTA ULAMA

Posted by Abah Ngapakudin  |  at  Januari 29, 2026


CINTA ULAMA

1. Cinta kepada Kiyai adalah Cinta karena Allah
Berdasarkan penjelasan Imam Al-Ghazali dalam Ihya Ulumiddin, setiap orang yang mencintai ulama, ahli ibadah, atau orang yang cinta ilmu dan kebaikan, sebenarnya mencintai mereka karena Allah SWT. Besarnya pahala dan imbalan yang didapatkan akan sesuai dengan kekuatan cinta yang dimiliki. Ini adalah salah satu bentuk dan derajat cinta karena Allah.
 
2. Kebaikan Agama dan Akhlak Berasal dari Cinta
Imam Al-Ghazali juga menyatakan bahwa semua kebaikan dalam agama dan akhlak yang mulia adalah buah dari cinta. Sebaliknya, apa pun yang tidak menghasilkan cinta hanyalah mengikuti hawa nafsu, yang termasuk akhlak buruk.
 
3. Empat Golongan yang Mendapat Pahala dalam Ilmu
Dari kitab Al-Firdaus disebutkan bahwa ilmu adalah gudang kebaikan dengan kunci utama berupa bertanya. Ada empat golongan yang mendapatkan pahala dalam hal ilmu: orang yang bertanya, orang yang belajar, orang yang mendengar ilmu, dan orang yang mencintai ilmu.
 
4. Ekspresi Cinta kepada Kiyai Beragam
Cinta kepada kiyai bisa diwujudkan dengan cara yang berbeda-beda. Ada santri yang jarang menyowani gurunya karena khawatir mengganggu waktu istirahat sang kiyai. Namun juga ada santri yang sering berkunjung karena rasa cintanya yang mendalam membuatnya tidak bisa menahan diri untuk tidak bertemu dan berbincang langsung dengan gurunya. Kedua bentuk ekspresi ini berasal dari rasa cinta yang tulus

ENGLISH 

LOVE FOR ULAMA
 
1. Loving a Kiyai is Loving for the Sake of Allah
According to Imam Al-Ghazali's explanation in Ihya Ulumiddin, everyone who loves a scholar, a worshipper, or a person who loves knowledge and goodness actually loves them for the sake of Allah SWT. The magnitude of the reward and recompense received will correspond to the strength of their love. This is one form and level of loving for the sake of Allah.
2. Religious Goodness and Noble Morals Stem from Love
Imam Al-Ghazali also states that all goodness in religion and noble morals are the fruits of love. Conversely, anything that does not produce love is merely following one's desires, which falls under bad morals.
3. Four Groups Who Receive Reward in Matters of Knowledge
From the book Al-Firdaus, it is stated that knowledge is a treasure house of goodness with questioning as its main key. There are four groups who receive reward in matters of knowledge: those who ask questions, those who study, those who listen to knowledge, and those who love knowledge.
4. Expressions of Love for a Kiyai Are Varied
Love for a kiyai can be manifested in different ways. Some students rarely visit their teacher (sowan) because they are worried about disturbing the kiyai's rest time. However, there are also students who visit frequently because their deep love makes them unable to refrain from meeting and conversing directly with their teacher. Both forms of expression come from sincere love

DALIL 

فَحَصَلَ مِنْ هَذَا أَنَّ كُلَّ مَنْ أَحَبَّ عَالِمًا أَوْ عَابِدًا أَوْ أَحَبَّ شَخْصًا رَاغِبًا في علم أَوْ فِي خَيْرٍ فَإِنَّمَا أَحَبَّهُ فِي اللَّهِ ولله وله فيه من الأجر والثواب بقدر قوة حبه فهذا شرح الحب في الله ودرجاته

Kesimpulan dari penjelasan ini bahwa sesungguhnya setiap orang yang mencintai orang alim atau ahli ibadah atau mencintai seseorang yang cinta kepada ilmu atau kebaikan maka sesungguhnya ia mencintai orang-orang tersebut karena Alloh, dan baginya mendapatkan imbalan dan pahala dengan kadar kekuatan cintanya. Maka ini penjelasan cinta karena Alloh dan derajat-derajatnya

The conclusion from this explanation is that indeed, everyone who loves a scholar, a worshipper, or a person who loves knowledge or goodness actually loves those people for the sake of Allah. Moreover, they will receive recompense and reward in proportion to the strength of their love. Thus, this is an explanation of loving for the sake of Allah and its levels

وبالجملة جميع محاسن الدين ومكارم الأخلاق ثمرة الحب وما لا يثمره الحب فهو إتباع الهوى وهو من رذائل الأخلاق

Ucapan saya Secara global "semua kebaikan agama dan akhlak mulia itu buah dari cinta, Dan sesuatu yang tidak membuahkan cinta maka hal tersebut adalah mengikuti hawa nafsu yang berupa akhlak yang Buruk"

In general, I would say: "All goodness in religion and noble morals are the fruits of love. And anything that does not produce love is merely following one's desires, which constitutes bad morals"

الْعلم خَزَائِن ومفتاحه السُّؤَال فَسَلُوا يَرْحَمكُمْ الله فَإِنَّهُ يُؤجر فِيهِ أَرْبَعَة السَّائِل والمتعلم والمستمع والمحب

"Ilmu ialah gudang kebaikan dan kuncinya adalah bertanya, maka bertanyalah semoga Alloh merahmati kalian. Karena sesungguhnya ada empat golongan yang diberikan pahala dalam (kemuliaan) ilmu : orang yang bertanya, Orang yang belajar, orang yang mendengar dan orang yang mencintai ilmu"

"Knowledge is a treasure house of goodness, and its key is questioning. So ask, may Allah have mercy on you. For indeed, there are four groups who are given reward in (the nobility of) knowledge: those who ask, those who study, those who listen, and those who love knowledge"

Tagged as:
About the Author

Write admin description here..

Category

Cari Blog Ini

gus wahyu. Diberdayakan oleh Blogger.

GIMANA MENG GUNAKAN AL QUR'AN YANG BENAR

back to top