MURID DOAIN GURU
Poin Penting dan Maknanya:
1. Santri Mendoakan Guru adalah Amalan yang Dianjurkan
Bagian ini mengangkat pentingnya seorang santri atau murid selalu mendoakan kebaikan bagi gurunya, sebagaimana contoh yang ditunjukkan oleh para ulama besar.
2. Contoh dari Para Ulama Salaf
- Imam Ahmad bin Hanbal r.a. selama 40 tahun lamanya tidak pernah melaksanakan shalat tanpa mendoakan Imam Asy-Syafi'i r.a.
- Imam Yahya bin Sa'id Al-Qotthon juga melakukan hal yang sama selama 40 tahun, dengan alasan karena Allah telah membuka pintu ilmu dan memberikan petunjuk kepada Imam Asy-Syafi'i agar bisa menyampaikan ilmu dengan benar.
3. Mengikuti Langkah Ulama Terdahulu Adalah Kebaikan
Mendoakan guru termasuk amalan yang sesuai dengan cara hidup para ulama salafus shalih (ulama terdahulu yang shaleh). Sebagaimana sabda dalam Nadhom Jauhar Attauhid: "Kebaikan terletak pada mengikuti jejak ulama terdahulu, sedangkan keburukan ada pada mengikuti orang-orang yang datang kemudian."
Singkatnya, pesan intinya adalah: mendoakan guru adalah amalan baik yang sudah dicontohkan oleh ulama besar, dan kita sebaiknya mengikuti contoh kebaikan dari para ulama terdahulu
ENGLISH
STUDENTS PRAY FOR THEIR TEACHERS
Key Points and Meanings:
1. Students Praying for Their Teachers is a Recommended Practice
This section highlights the importance of a student always praying for good things for their teacher, as exemplified by prominent scholars.
2. Examples from the Predecessor Scholars (Salaf)
- Imam Ahmad bin Hanbal r.a. never performed a single prayer without praying for Imam Asy-Syafi'i r.a. for 40 years.
- Imam Yahya bin Sa'id Al-Qotthon did the same for 40 years, because Allah has opened the door of knowledge and granted guidance to Imam Asy-Syafi'i to convey knowledge correctly.
3. Following the Path of Predecessor Scholars is a Virtue
Praying for one's teacher is a practice that aligns with the way of life of the salafus shalih (righteous predecessor scholars). As stated in the Nadhom Jauhar Attauhid: "Goodness lies in following the footsteps of predecessor scholars, while evil lies in following those who come later."
In short, the core message is: praying for one's teacher is a good practice that has been exemplified by great scholars, and we should follow the good examples set by the predecessor scholars
DALIL
وقال يحيى بن سعيد القطان
ما صليت صلاة منذ أربعين سنة إلا وأنا أدعو فيها للشافعي لما فتح الله عز وجل عليه من العلم ووفقه للسداد فيه
Imam yahya bin Sa'id Al-Qotthon Berkata "Saya tidak pernah sholat satu kalipun selama empat puluh tahun terkecuali saya mendo'akan kebaikan didalamnya terhadap imam Asy-Syafi'i, Karena Alloh Azza Wajalla telah membukakan ilmu kepada beliau dan Alloh telah memberikan pertolongan kepadanya untuk menyampaikan ilmu"
Imam Yahya bin Sa'id Al-Qotthon said, "I have never performed a single prayer for forty years except that I pray for good things for Imam Asy-Syafi'i in it, because Allah the Almighty has opened the door of knowledge to him and Allah has granted him guidance to convey knowledge"
الخير في اتباع من سلف # والشر في اتباع من خلف
"Kebaikan itu dalam koridor mengikuti ulama terdahulu, sedangkan Keburukan itu dengan mengikuti orang yang datang belakangan" (Nadhom Jauhar Attauhid)
"Goodness lies within the path of following the earlier scholars, while evil lies in following those who come later" (From Nadhom Jauhar Attauhid)
وقال أحمد بن حنبل رضي الله عنه ما صليت صلاة منذ أربعين سنة إلا وأنا أدعو للشافعي رحمه الله
Imam Ahmad bin hanbal Radiyallahu 'anhu berkata "Saya tidak sholat satupun selama empat puluh tahun terkecuali saya mendo'akan baik kepada imam Asy-Syafi'i Rahimahullah Ta'ala"
Imam Ahmad bin Hanbal, may Allah be pleased with him, said, "I have not performed a single prayer for forty years except that I pray for good things for Imam Asy-Syafi'i, may Allah have mercy on him"
About the Author