Rabu, 20 Mei 2026

MAKNA TARIKAT

Posted by Abah Ngapakudin  |  at  Mei 20, 2026




TIRAKAT

 

Kata Tirakat berasal dari bahasa Arab Thoriqoh yang kemudian mengalami penyesuaian bahasa (jawakan), yang artinya "Jalan" atau "Jalur". Dalam istilah lain, Tirakat memiliki makna yang sama dengan Riyadhoh (latihan spiritual).

 

Imam Al-Ghazali mendefinisikan Riyadhoh dalam kitab Ihya Ulumiddin sebagai berikut:

 

"Riyadhoh adalah membiasakan diri melakukan amalan-amalan yang berat bagi nafsu pada awalnya, hingga akhirnya menjadi karakter yang melekat dan terbiasa."

 

Hal ini senada dengan syair yang menyebutkan:

 

"Nafsu itu akan terus meminta dan menjadi liar jika dituruti. Namun jika dilatih dan dibatasi sedikit demi sedikit, maka ia akan bisa menerima dan menjadi jinak."

 

Contoh praktik Tirakat antara lain: puasa, ngerowot, mutih, wiridan, naun, sholat berjamaah, mengaji, belajar agama, dan berbagai ibadah lainnya

 

ENGLISH 


TIRAKAT

 

The word Tirakat comes from the Arabic word Thoriqoh, which means "The Way" or "The Path". In another term, Tirakat has the same meaning as Riyadhoh (spiritual training or self-discipline).

 

Imam Al-Ghazali defined Riyadhoh in the book Ihya Ulumiddin as follows:

 

"Riyadhoh is the process of accustoming oneself to doing good deeds, which may feel heavy and difficult for the ego at first, until eventually it becomes a natural habit and part of one's character."

 

This is in line with the poetic verse which says:

 

"The ego will keep demanding and become wild if it is always followed and obeyed. However, if it is trained and controlled little by little, it will eventually accept it and become tame."

 

Examples of Tirakat practices include: fasting, ngerowot (spiritual chanting), mutih (eating only white rice and salt), wiridan (regular remembrance), naun (specific prayers), congregational prayer, reciting the Quran, religious studies, and various other acts of worship


DALIL

وَهِيَ تَكَلُّفُ الْأَفْعَالِ الصَّادِرَةِ عنها ابتداء لتصير طبعًا انتهاء 


"Riyadhoh Adalah membiasakan Amaliyah yang sulit diterima oleh nafsu (Permulaanya) Supaya menjadi karakter (seterusnya)"


"Riyadhoh is the process of accustoming oneself to doing good deeds which are difficult and heavy for the ego at first, so that eventually they become a natural habit and part of one's character"


والنفس راغبة إذا رعبتها # وإذا ترد إلى قليل تقنع


"Dan Nafsu Itu akan terus liar jika engkau menurutinya, Dan Jika engkau latih sedikit demi sedikit nafsu akan menerima"


"The ego will keep running wild if you obey it, but if you train it little by little, it will eventually submit"

Tagged as:
About the Author

Write admin description here..

Category

Cari Blog Ini

gus wahyu. Diberdayakan oleh Blogger.

GIMANA MENG GUNAKAN AL QUR'AN YANG BENAR

back to top