KENAPA DI NAMAKAN LAILATUL QODAR
Lailatul Qodar adalah malam yang sangat mulia, dan penamaannya memiliki makna mendasar yang telah dijelaskan oleh para ulama, sebagaimana juga terkandung dalam Al-Qur'an:
1. Karena terdapat ketetapan (Qodar)
Malam ini adalah saat para malaikat mencatat segala ketetapan Allah SWT untuk tahun tersebut, seperti rezeki dan ajal. Kemudian, empat malaikat besar (Jibril, Mikail, Isrofil, dan Izrail) menerima dan mengatur pelaksanaan ketetapan tersebut sesuai dengan izin Allah. Hal ini sesuai dengan firman Allah yang menyatakan bahwa dalam malam itu dibedakan segala urusan yang hikmah.
2. Karena kesucian dan kemuliaannya yang luar biasa
Malam ini dinamakan Lailatul Qodar juga karena derajatnya yang sangat agung. Bahkan, keutamaan satu malam Lailatul Qodar melebihi keutamaan seribu bulan.
Menurut Imam An-Nawawi dalam kitab Syarah Shahih Muslim, para ulama sepakat bahwa Lailatul Qodar pasti ada dan akan terus terjadi hingga hari akhir, berdasarkan hadis-hadis yang sahih dan terkenal
ENGLISH
WHY IS IT CALLED LAILATUL QODAR?
Lailatul Qodar is a highly noble night, and its name carries profound meaning that has been explained by scholars, as also contained in the Al-Qur'an:
1. Because of the Divine Decree (Qodar)
This night is when the angels record all of Allah SWT's divine decrees for the coming year, such as provisions (rizqi) and lifespan (ajal). Afterwards, the four archangels (Jibril, Mikail, Isrofil, and Izrail) receive and manage the implementation of these decrees in accordance with Allah's permission. This aligns with Allah's words stating that all wise matters are distinguished in this night.
2. Because of its Extraordinary Holiness and Dignity
This night is also called Lailatul Qodar due to its extremely exalted status. In fact, the virtue of one night of Lailatul Qodar surpasses the virtue of one thousand months.
According to Imam An-Nawawi in his book Syarah Shahih Muslim, scholars agree that Lailatul Qodar certainly exists (on one of the nights in the last ten days of the month of Ramadan) and will continue to occur until the end of time (the Day of Judgment), based on authentic and well-known hadiths
DALIL
(باب فَضْلِ لَيْلَةِ الْقَدْرِ والحث على طلبها وبيان محلها وارجاء أَوْقَاتِ طَلَبِهَا قَالَ الْعُلَمَاءُ وَسُمِّيَتْ لَيْلَةُ الْقَدْرِ لِمَا يُكْتَبُ فِيهَا لِلْمَلَائِكَةِ مِنَ الْأَقْدَارِ وَالْأَرْزَاقِ وَالْآجَالِ الَّتِي تَكُونُ فِي تِلْكَ السَّنَةِ كَقَوْلِهِ تعالى فيها يفرق كل أمر حكيم وَقَوْلِهِ تَعَالَى تَنَزَّلُ الْمَلَائِكَةُ وَالرُّوحُ فِيهَا بِإِذْنِ ربهم من كل أمر وَمَعْنَاهُ يُظْهِرُ لِلْمَلَائِكَةِ مَا سَيَكُونُ فِيهَا وَيَأْمُرُهُمْ بِفِعْلِ مَا هُوَ مِنْ وَظِيفَتِهِمْ وَكُلُّ ذَلِكَ مِمَّا سَبَقَ عِلْمُ اللَّهِ تَعَالَى بِهِ وَتَقْدِيرُهُ لَهُ وَقِيلَ سُمِّيَتْ لَيْلَةُ الْقَدْرِ لِعِظَمِ قَدْرِهَا وَشَرَفِهَا وَأَجْمَعَ مَنْ يُعْتَدُّ بِهِ عَلَى وُجُودِهَا وَدَوَامِهَا إِلَى آخِرِ الدَّهْرِ لِلْأَحَادِيثِ الصَّحِيحَةِ الْمَشْهُورَةِ
(Bab tentang keutamaan Laylat al-Qadr, anjuran untuk mencarinya, penjelasan tentang letaknya, dan penundaan waktu untuk mencarinya. Para ulama berkata: Malam itu disebut Laylat al-Qadr karena di dalamnya tertulis ketetapan (manusia), rezeki, dan umur yang akan terjadi pada tahun itu bagi para malaikat, sebagaimana dalam firman-Nya, semoga Dia dimuliakan, “Pada malam itu ditetapkan setiap perkara hikmah,” dan firman-Nya, semoga Dia dimuliakan, Tuhan mengungkapkan kepada para malaikat apa yang akan Dia lakukan di sana dan akan memerintahkan mereka untuk melakukan apa yang menjadi kewajiban mereka (pada manusia), dan semua itu berasal dari apa yang telah diketahui dan ditetapkan oleh Allah Yang Mahakuasa (takdir hidup). Dikatakan bahwa malam itu dinamakan Malam Ketetapan karena nilai dan kehormatannya yang besar, dan semua ulama sepakat tentang keberadaannya dan kelanjutannya hingga akhir zaman, berdasarkan hadits-hadits sahih yang terkenal)
(Chapter on the virtue of Laylat al-Qadr, the encouragement to seek it, explanation of its location, and the timing for seeking it. The scholars said: That night is called Laylat al-Qadr because in it are written the decrees (of humans), provisions, and lifespans that will occur in that year for the angels, as stated in His words may He be exalted "On that night all wise matters are decreed," and His words may He be exalted "Allah reveals to the angels what He will do therein and commands them to carry out what is their duty (towards humans). All of this stems from what Allah the Almighty has known and decreed (the decree of life). It is said that the night is named the Night of Decree because of its great value and dignity, and all scholars agree on its existence and continuity until the end of time, based on well-known authentic hadiths)
About the Author