Rabu, 17 Juni 2026

SHOLAT HAJAT

Posted by Abah Ngapakudin  |  at  Juni 17, 2026




 SHOLAT HAJAT

 

Pengertian

 

- Shalat hajat merupakan salah satu ibadah shalat sunnah yang juga dianjurkan dalam Islam.

- Syekh Nawawi Banten dalam kitabnya Nihayatuz Zain menyarankan agar seseorang yang sedang berhajat untuk melaksanakan shalat hajat.

- “Orang yang sedang mengalami kesempitan, berhajat untuk membuat mashlahat agama dan dunianya, dan merasakan kesulitan karenanya, hendaklah melakukakun shalat hajat sebagaimana berikut,”

 

Tata Cara

 

- Dapat dilaksanakan 2 sampai 12 rakaat dengan dengan satu salam dalam tiap-tiap dua rakaat sehingga berjumlah 12 rakaat.

- Pada pokoknya, shalat sunnah hajat tidak berbeda jauh dengan shalat-shalat sunnah yang lainnya.

 

1. Niat shalat hajat.


Ushallī sunnatal hājati rak‘ataini adā’an lillāhi ta‘ālā.

Artinya, “Aku menyengaja shalat sunnah hajat dua rakaat tunai karena Allah SWT.”

2. Membaca surat Al-Fatihah.

3. Membaca surat-surat pendek (dianjurkan untuk membaca surat Al-Ikhlas dan ayat kursi. Akan tetapi juga diperbolehkan membaca surat-surat pendek yang lainnya).

4. Selesai melaksanakan shalat dua rakaat, seseorang dianjurkan untuk membaca shalawat dan berdoa.

 

Doa Setelah Shalat

 

- Doa pertama

Artinya, “Mahasuci Zat yang mengenakan keagungan dan berkata dengannya. Mahasuci Zat yang menaruh iba dan menjadi mulia karenanya. Mahasuci Zat pemilik keagungan dan kemuliaan. Mahasuci Zat pemilik karunia. Aku memohon kepada-Mu agar bershalawat untuk Sayyidina Muhammad dan keluarganya dengan garis-garis luar mulia Arasy-Mu, puncak rahmat kitab-Mu, dan dengan nama-Mu yang sangat agung, kemuliaan-Mu yang tinggi, kalimat-kalimat-Mu yang sempurna dan umum yang tidak dapat dilampaui oleh hamba yang taat dan durjana,”

- Doa kedua

Artinya, “Tiada Tuhan selain Allah yang santun dan pemurah. Tiada Tuhan selain Allah yang maha tinggi dan agung. Mahasuci Allah, Tuhan Arasy yang megah. Segala puji bagi Allah, Tuhan sekalian alam,”

- Doa Rasulullah SAW riwayat Imam At-Tirmidzi

Artinya, “Tiada Tuhan selain Allah yang maha lembut dan maha mulia. Maha suci Allah, penjaga Arasy yang agung. Segala puji bagi Allah, Tuhan alam semesta. Aku mohon kepada-Mu bimbingan amal sesuai rahmat-Mu, ketetapan ampunan-Mu, kesempatan meraih sebanyak kebaikan, dan perlindungan dari segala dosa. Janganlah Kau biarkan satu dosa tersisa padaku, tetapi ampunilah. Jangan juga Kau tinggalkanku dalam keadaan bimbang, karenanya bebaskanlah. Jangan pula Kau telantarkanku yang sedang berhajat sesuai ridha-Mu karena itu penuhilah hajatku. Hai Tuhan yang maha pengasih,”

 

Waktu Pelaksanaan

 

- Dapat dilaksanakan dalam semalam atau tiga sampai tujuh malam, tergantung pada penting dan urgensinya serta maksud tujuan yang hendak di capai


ENGLISH 

SALAT HAJAT

 

Definition

 

- Salat al-Hajat is one of the voluntary prayers (sunnah) recommended in Islam.

- Syekh Nawawi al-Bantani in his book Nihayatuz Zain advises that anyone who has a need or desire should perform Salat al-Hajat.

- "Whoever is experiencing hardship, has a need for the betterment of their religion and worldly affairs, and feels difficulty because of it, let them perform Salat al-Hajat as follows,"

 

Procedure

 

- It can be performed in 2 up to 12 rak'ahs, concluding with one taslim (greeting of peace) for every two rak'ahs, making a total of 12 rak'ahs.

- Essentially, Salat al-Hajat is not much different from other voluntary prayers.

 

1. Intention (Niyyah) for Salat Hajat

 

Ushallī sunnatal hājati rak‘ataini adā’an lillāhi ta‘ālā.

 

Meaning: "I intend to perform the voluntary prayer of need, two rak'ahs, as an offering to Allah the Almighty."

 

2. Recite Surah Al-Fatihah.

3. Recite short chapters from the Quran (it is recommended to recite Surah Al-Ikhlas and Ayatul Kursi. However, it is also permissible to recite other short chapters).

4. After completing the two rak'ahs, it is recommended to send blessings upon the Prophet (salawat) and make supplications (du'a).

 

Prayers After Prayer

 

- First Prayer

 

Meaning: "Glory be to the One who wears Majesty and speaks with it. Glory be to the One who clothes Himself with Honor and is generous with it. Glory be to the Owner of Majesty and Generosity. Glory be to the Owner of Bounty. I ask You by the anchors of Power from Your Throne, the utmost extent of Mercy from Your Book, by Your Greatest Name, Your Most High Glory, and Your perfect and complete Words which neither the righteous nor the sinful can transgress, that You send blessings upon our master Muhammad and upon the family of our master Muhammad."

 

- Second Prayer

 

Meaning: "There is no god but Allah, the Forbearing and Generous. There is no god but Allah, the Most High and the Magnificent. Glory be to Allah, Lord of the Magnificent Throne. And all praise is due to Allah, Lord of all the worlds."

 

- Prayer of the Prophet Muhammad SAW, narrated by Imam At-Tirmidzi

 

Meaning: "There is no god but Allah, the Most Gentle and the Most Generous. Glory be to Allah, the Guardian of the Magnificent Throne. All praise is due to Allah, Lord of the universe. O Allah, I ask You for the things that bring Your Mercy, the resolute matters of Your Forgiveness, the gain from every act of righteousness, and safety from every sin. Leave no sin of mine unforgiven, no worry unrelieved, and no need that is pleasing to You unfulfilled, O Most Merciful of the Merciful."

 

Time of Performance

 

- It can be performed in one night, or over three to seven nights, depending on its importance, urgency, and the purpose one wishes to achieve


DOA


Niat



أُصَلِّيْ سُنَّةَ الحَاجَةِ رَكْعَتَيْنِ أَدَاءً لِلهِ تَعَالَى


doa pertama 


 

سُبْحَانَ الَّذِي لَبِسَ العِزَّ وَقَالَ بِهِ، سُبْحَانَ الَّذِي تَعَطَّفَ بِالمَجْدِ وَتَكَرَّمَ بِهَ، سُبْحَانَ ذِي العِزِّ وَالكَرَمِ، سُبْحَانَ ذِي الطَوْلِ أَسْأَلُكَ بِمَعَاقِدِ العِزِّ مِنْ عَرْشِكَ وَمُنْتَهَى الرَّحْمَةِ مِنْ كِتَابِكَ وَبِاسْمِكَ الأَعْظَمِ وَجَدِّكَ الأَعْلَى وَكَلِمَاتِكَ التَّامَّاتِ العَامَّاتِ الَّتِي لَا يُجَاوِزُهُنَّ بِرٌّ وَلَا فَاجِرٌ أَنْ تُصَلِّيَ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ  


 doa kedia


لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ الحَلِيمُ الكَرِيْمُ، لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ العَلِيُّ العَظِيْمُ سُبْحَانَ اللهِ رَبِّ العَرْشِ العَظِيْمِ والحَمْدُ لِلهِ رَبِّ العَالَمِيْنَ


setelah itu orang yang punya hajat tertentu baca ini



   اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ مُوْجِبَاتِ رَحْمَتِكَ، وَعَزَائِمَ مَغْفِرَتِكَ، وَالغَنِيْمَةَ مِنْ كُلِّ بِرٍّ، وَالسَلَامَةَ مِنْ كُلِّ إِثْمٍ، لَا تَدَعْ لِيْ ذَنْبًا إِلَّا غَفَرْتَهُ، وَلَا هَمًّا إِلَّا فَرَّجْتَهُ، وَلَا حَاجَةً هِيَ لَكَ رِضىً إِلَّا قَضَيْتَهَا يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ   



 


Tagged as:
About the Author

Write admin description here..

Category

Cari Blog Ini

gus wahyu. Diberdayakan oleh Blogger.
back to top