MEMAHAMI DUNIA ADALAH KESENANGAN YANG MENIPU
Allah SWT berfirman dalam Al-Qur'an Surat Al-Hadid ayat 20:
"Dan tidaklah kehidupan dunia ini kecuali kesenangan yang menipu."
Penjelasan Para Ulama
Imam Al-Baghowi dalam kitab Tafsir Al-Baghowi (5/32) mengutip penafsiran Imam Sa'id bin Jubair:
Artinya:
"Kesenangan yang menipu adalah bagi orang yang sibuk mencari dunia hingga ia meninggalkan dan mengganti urusan akhirat. Namun, barang siapa yang sibuk mencari dunia untuk bekal akhirat, maka baginya dunia itu adalah bekal yang membawa kepada sesuatu yang lebih baik."
Sementara itu, Imam Al-Baidowi dalam Tafsir Al-Baidowi (hal. 189) menafsirkan:
Artinya:
"Kesenangan yang menipu ialah bagi orang yang hanya mengejar dunia dan tidak menjadikannya sebagai sarana untuk mencari akhirat."
Intisari Pemahaman
Dari penjelasan di atas, ada dua poin penting yang perlu kita pahami:
1. Dunia menjadi menipu ketika seseorang mencarinya dengan cara menghalalkan segala cara, meninggalkan kewajiban agama (seperti sholat), atau bekerja dengan cara yang tidak halal hanya demi materi.
2. Dunia juga menjadi menipu jika hasil yang didapat tidak digunakan untuk kebaikan. Meskipun cara mencarinya halal, namun jika penghasilan hanya dihabiskan untuk kesenangan duniawi semata tanpa disedekahkan atau diinfakkan untuk kebaikan, maka ia menjadi "menipu".
Kesimpulan
Jadi, dunia tidak selamanya buruk atau selalu menyebabkan durhaka. Mencari dan memiliki harta dunia akan menjadi hal yang baik dan berkah jika niatnya benar dan penggunaannya pun benar. misal beli mobil mewah tapi untuk mengantar masyayikh
ENGLISH
UNDERSTANDING THIS WORLD: A DELUSIVE ENJOYMENT
Allah SWT says in the Holy Quran, Surah Al-Hadid verse 20:
"And the life of this world is nothing but a delusive enjoyment."
Explanation by the Scholars
Imam Al-Baghowi, in his book Tafsir Al-Baghowi (5/32), quotes the interpretation of Imam Sa'id bin Jubair:
Meaning:
"This 'delusive enjoyment' applies to those who are busy pursuing the world to the extent that they neglect and abandon the affairs of the Hereafter. However, whoever seeks the world as a provision for the Hereafter, then for them, the world is indeed a provision that leads to something far better."
Meanwhile, Imam Al-Baidowi in Tafsir Al-Baidowi (page 189) interprets:
Meaning:
"The delusive enjoyment is for the one who only chases after worldly gains and does not use it as a means to seek the Hereafter."
Key Points to Understand
From the explanations above, there are two important points we need to understand:
1. The world becomes deceptive when someone pursues it by any means necessary, neglecting religious obligations (such as prayer), or working in unlawful ways just for the sake of material gain.
2. The world also becomes deceptive if the results are not used for good. Even if the way one earns it is lawful (halal), if the income is spent only on worldly pleasures without being given in charity or used for good causes, then it becomes "deceptive."
Conclusion
Therefore, the world is not entirely evil or always leads to transgression. Seeking and possessing worldly wealth becomes good and blessed if the intention is correct and its usage is also correct. For example, buying a luxury car to transport religious scholars or for noble purposes
DALIL
وَمَا الْحَياةُ الدُّنْيا إِلَّا مَتاعُ الْغُرُورِ.
"Dan Tidaklah Kehidupan dunia Terkecuali kesenangan yang menipu"
"And the life of this world is nothing but a delusive enjoyment"
قَالَ سَعِيدُ بْنُ جُبَيْرٍ: مَتَاعُ الْغُرُورِ لِمَنْ يَشْتَغِلُ فِيهَا بِطَلَبِ الْآخِرَةِ وَمَنِ اشْتَغَلَ بِطَلَبِهَا فَلَهُ مَتَاعُ بِلَاغٍ إِلَى مَا هُوَ خَيْرٌ منه.
Imam Sa'id Bin Jubair menafsiri Ayat tersebut "Kesenangan yang menipu ialah bagi orang yang sibuk (mencari dan menikmati) dunia dengan mengganti Akhirat, Dan barangsiapa yang sibuk mencari akhirat maka baginya mendapatkan Kesenangan bekal untuk sesuatu yang lebih baik"
Imam Sa'id bin Jubair interpreted the verse: 'The delusive enjoyment is for those who are busy seeking and enjoying the world, thereby exchanging and abandoning the Hereafter. But whoever is busy seeking the Hereafter, for them, the world becomes an enjoyable provision leading to something far better"
لمن أقبل عليها ولم يطلب بها الآخرة.
"Kesenangan yang menipu ialah bagi orang yang mencari dunia dan tidak menjadikanya sebab mencari akhirat"
"The delusive enjoyment is for those who seek the world and do not make it a means to seek the Hereafter"

About the Author