NASIHAT TENTANG PUJIAN MAKHLUK KEPADA MANUSIA
Setiap manusia secara alami akan menjadi perhatian sesamanya. Orang lain akan memuji kita ketika kita berbuat kebaikan, dan menegur atau mencela jika kita melakukan kesalahan. Namun, para ulama memberikan pengingat yang sangat berharga: hakikat dari pujian yang diberikan oleh sesama makhluk sebenarnya bukan karena kelebihan yang ada pada diri manusia itu sendiri.
Pujian yang mereka sampaikan pada hakikatnya adalah bukti keagungan dan kasih sayang Allah Ta’ala yang menutupi segala kekurangan dan keburukan hamba-Nya.
Kata Hikmah dari Ibnu Al-Qayyim:
“Ketahuilah, sesungguhnya jika orang lain terkesan dan kagum kepadamu, sebenarnya mereka hanya terkesan dan kagum dengan indahnya penutupan Allah Ta’ala atas segala kekurangan dan kelemahanmu.”
Madarij As-Salikin Jilid 2 halaman 293
Penjelasan dari Hikam As-Sakandari:
“Barang siapa yang memuliakan atau memujimu, sesungguhnya ia hanya memuliakan indahnya penutupan Allah yang terlihat dalam dirimu. Maka segala puji sepenuhnya bagi Allah yang telah menutupi kekuranganmu. Pujian tidak seharusnya tertuju pada makhluk yang memuliakanmu, melainkan kepada Allah yang telah memberimu nikmat dan menjagamu.”
Hikam As-Sakandari halaman 105
Dalam penjelasan syarah Hikam juga dijelaskan:
“Siapa pun yang memberikan penghargaan, kasih sayang, atau memuliakanmu, sebenarnya ia sedang memuji dan menghargai indahnya penutupan Allah atas dirimu. Tanpa penutupan Allah ini, manusia tidak akan pernah memandangmu dengan pandangan yang baik. Sebaliknya, jika mereka melihat segala kekurangan dan aib yang ada dalam dirimu, mereka pasti akan merasa jijik, menjauh, dan meninggalkanmu.”
Oleh karena itu, mari kita terus berusaha menjalankan ketaatan dan kebaikan. Pujian dari sesama manusia adalah salah satu anugerah indah yang Allah berikan, namun kita harus tetap menjaga kerendahan hati. Selalu mohon kepada Allah agar senantiasa menambah kebaikan dan terus menutupi segala kekurangan serta aib kita
ENGLISH
ADVICE REGARDING PRAISE FROM OTHERS
Every human being naturally becomes noticed by those around them. People will praise us when we do good deeds, and correct or rebuke us when we make mistakes. However, scholars remind us of a very important truth: the praise given by fellow beings does not actually come from any excellence within the person themselves.
In reality, that praise is a reflection of the greatness and mercy of Allah Ta’ala, who covers all the shortcomings and faults of His servants.
Words of Wisdom from Ibn Al-Qayyim:
“Know that when others are impressed by you, they are actually only impressed by the beautiful covering that Allah Ta’ala has placed over all your weaknesses and imperfections.”
Madarij As-Salikin, Vol. 2, Page 293
Explanation from Hikam As-Sakandari:
“Whoever honors or praises you is in fact honoring the beautiful covering of Allah that is visible in you. Therefore, all praise belongs entirely to Allah, the One who concealed your flaws. Praise should not be directed toward the creature who honors you, but rather to Allah, who bestowed blessings and protection upon you.”
Hikam As-Sakandari, Page 105
As explained in the commentary of these sayings:
“Whoever shows you kindness, affection, or honor, is truly acknowledging and appreciating the beautiful covering of Allah over you. Without this divine covering, people would never look at you with a good eye. On the contrary, if they were to see all the faults and shortcomings within you, they would surely feel repulsed, distance themselves, and abandon you.”
Therefore, let us continue to strive in obedience and doing good. Praise from fellow humans is a beautiful blessing granted by Allah, yet we must always remain humble. Constantly ask Allah to increase our goodness, and to continue covering our flaws and hidden faults
DALIL
قال ابن القيم رحمه الله تعالى :
واعلم أنَّ الناس إذا أُعجِبوا بِكَ، فَإنَّمَا أُعجِبوا بِجَميلِ سَترِ اللهِ عَلَيك مدارج السالكين :(2 / 293)
"Ketahuilah, Sesungguhnya manusia Jika Kagum padamu sebenarnya mereka kagum dengan Indahnya hijab Alloh ta'ala padamu"
"Know that when people are impressed by you, they are truly only impressed by the beautiful covering that Allah Ta’ala has placed upon you"
مَنْ أَكْرَمَك فإنَّما أكرم فيك جميل ستره، فالحمد لمن سترك، ليس الحمد لمن أكرمك وشكرك .
"Barang siapa yang memuliakan-Mu maka sesungguhnya dia memuliakan indahnya satir dalam dirimu. Maka Segala Puji bagi Dzat yang menutupi-mu, Pujian bukanlah Bagi Makhluk yang memuliakan-Mu dan mensyukuri-Mu"
"Whoever honors you, in truth they are honoring the beautiful covering of Allah within you. So all praise belongs to the One who concealed you. Praise is not due to the creature who honors you or gives you thanks"
من أكرمك من العباد بعطاء أو محبة، فإنما أكرم فيك جميل ستره تعالى؛ أي ستره الجميل عليك، فإنه لولا جميل ستره ما نظروا بعين الرضا إليك، بل لو نظروا إلى ما فيك من العيوب لاستقذروك ونفروا منك وطرحوك .
Barangsiapa (hamba Alloh) yang memuliakan-mu, Baik dengan pemberian atau kecintaan. sebenarnya ia memuliakan indahnya penutup Alloh pada dirimu. Karena kalau bukan penutup Alloh maka para makhluk tidak memandang-mu dengan Pandangan Ridho. Akan tetapi seandainya hamba-hamba Alloh melihat Aib dirimu maka mereka akan menganggap jijik dan menjauh pada mu
"Whoever honors you, whether through giving or affection, is in fact honoring the beautiful covering that Allah has placed over you. For were it not for this covering from Allah, people would never look at you with eyes of approval and kindness. However, if the servants of Allah were to see all your flaws and shortcomings, they would surely feel repulsed by you and distance themselves from you"
About the Author